QINS-MR

Ayat & Dalil Terkait dalam Kategori Ini:
Surah ke-21

QS. Al-Anbiya (Nabi-Nabi) / 21 : 89

وَزَكَرِيَّآ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ رَبِّ لَا تَذَرْنِيْ فَرْدًا وَّاَنْتَ خَيْرُ الْوٰرِثِيْنَ ۚ

Terjemahnya

"(Ingatlah) Zakaria ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri (tanpa keturunan), sedang Engkau adalah sebaik-baik waris."

Analisis Ilmiah & Medis

Tafsir Ringkas

(Tafsir Kemenag/Al-Misbah) Pada ayat ini Allah mengarahkan perhatian Nabi Muhammad saw dan umatnya kepada kisah Nabi Zakaria. Karena ia tidak mempunyai anak, maka ia merasa kesepian dan tidak mempunyai seorang pun keturunan yang akan menggantikan dan melanjutkan perjuangannya bila ia telah meninggal dunia. Sebab itu ia berdoa kepada Allah agar Dia tidak membiarkannya hidup tanpa keturunan. Pada akhir ayat ini disebutkan ucapan Nabi Zakaria setelah ia mengucapkan doanya itu. Lalu ia berkata, "Dan Engkau adalah ahli waris yang paling baik?" Maksudnya ialah bahwa apabila Allah menghendaki tidak akan menganugerahkan keturunan kepadanya, maka ia pun rela dan tidak berkecil hati, karena ia yakin bahwa Allah akan tetap memelihara agamanya, dan tidak akan menyia-nyiakan agamanya dan Allah tentu akan memilih orang yang paling tepat sebagai pengganti Zakaria setelah wafatnya. Kisah ini telah dibahas lebih luas dalam Surah Ali 'Imran dan Surah Maryam.

Korelasi Medis Modern

Korelasi medis kesehatan reproduksi & maternitas islami pada Doa memperoleh keturunan

Panduan Klinis (Askep)

Diagnosa Keperawatan

Intervensi Medis

[Topik bersifat konseptual/edukatif/spiritual; dapat menjadi konteks intervensi, bukan diagnosis otomatis.] — Definisi: — Observasi: — Terapeutik: — Edukasi: — Kolaborasi: —

Intervensi Spiritual

Doa memperoleh keturunan adalah dukungan spiritual; bukan diagnosis SDKI.

Teks berhasil disalin!
Beranda Cari Manual Masuk