QS. Al-Baqarah (Sapi Betina) / 2 : 286
لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ
"Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) “Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir.”"
Analisis Ilmiah & Medis
Tafsir Ringkas
Tafsir ilmiah dan integrasi keperawatan maternitas untuk topik Mual akibat kemoterapi/radioterapi atau terapi lain. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Korelasi Medis Modern
Korelasi medis kesehatan reproduksi & maternitas islami pada Mual akibat kemoterapi/radioterapi atau terapi lain. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Panduan Klinis (Askep)
[D.0076] Nausea Definisi: [D.0076] Perasaan tidak nyaman pada bagian belakang tenggorok atau lambung yang dapat mengakibatkan muntah. Penyebab/Faktor Risiko: [D.0076] Kehamilan (peningkatan hormon hCG & estrogen, relaksasi otot polos lambung); Distensi lambung; Aroma tajam/menyengat; Faktor psikologis (stres kehamilan). Tanda & Gejala: [D.0076] Mayor: Mengeluh mual, Merasa ingin muntah, Tidak berminat makan. Minor: Merasa asam di mulut, Salivasi meningkat, Sensasi panas/dingin, Pucat, Diaforesis, Takikardia.
[I.03117] Manajemen Mual Definisi: [I.03117 Manajemen Mual] Mengidentifikasi dan mengelola perasaan tidak nyaman pada bagian belakang tenggorok atau lambung yang memicu muntah. Observasi: [I.03117 Manajemen Mual] 1. Identifikasi dampak mual terhadap kualitas hidup, nafsu makan, dan status cairan. 2. Identifikasi faktor pemicu mual (aroma makanan menyengat, makanan berlemak, ruangan pengap, perut kosong). 3. Monitor asupan nutrisi dan cairan serta frekuensi emesis. Terapeutik: [I.03117 Manajemen Mual] 1. Kendalikan faktor lingkungan penyebab mual (jauhkan aroma menusuk hidung, pertahankan sirkulasi udara bersih). 2. Berikan makanan porsi kecil tapi sering (small frequent feeding). 3. Anjurkan makanan kering (biskuit, crackers) sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari. 4. Berikan minuman hangat beraroma jahe (aromaterapi/minuman jahe alami). Edukasi: [I.03117 Manajemen Mual] 1. Ajarkan teknik relaksasi napas dalam saat mual muncul. 2. Anjurkan menghindari makanan yang terlalu pedas, asam, berminyak, atau berlemak tinggi. Kolaborasi: [I.03117 Manajemen Mual] 1. Kolaborasi pemberian antiemetik (mis. vitamin B6 / piridoksin, ondansetron) bila mual berlanjut berat.
Kandidat bila terdapat mual sesuai indikator.